Kamis, 20 November 2014

makanan dan minuman berbahaya



MAKANAN DAN MINUMAN YANG BERBAHAYA
          Formalin dan boraks adalah zat yang sering digunakan sebagai pengawet makanan. Padahal penggunaannya sebagai pengawet makanan sangat membahayakan. 
A. FORMALIN
      Formalin adalah berupa cairan dalam suhu ruangan, tidak berwarna, bau sangat menyengat, mudah larut dalam air dan alkohol.Penggunaan formalin sebagai desinfektan, cairan pembalsem, pengawet jaringan, pembasmi serangga dan digunakan di indutri tekstil dan kayu lapis.
      Formalin tidak boleh digunakan sebagai bahan pengawet untuk pangan. Akibatnya jika digunakan pada pangan dan dikonsumsi oleh manusia akan menyebabkan beberapa gejala diantaranya adalah tenggorokan terasa panas dan kanker yang pada akhirnya akan mempengaruhi organ tubuh lainnya, serta gejala lainnya.
 Pengaruh Formalin Terhadap Kesehatan
Ø  Jika terhirup
Rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan , sukar bernafas, nafas pendek, sakit kepala, kanker paru-paru.
Ø  Jika terkena kulit
Kemerahan, gatal, kulit terbakar

Ø  Jika terkena mata
Kemerahan, gatal, mata berair, kerusakan mata, pandangan kabur, kebutaan 

Ø  Jika tertelan
Mual, muntah, perut perih, diare, sakit kepala, pusing, gangguan jantung, kerusakan hati, kerusakan saraf, kulit membiru, hilangnya pandangan, kejang, koma dan kematian.



https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/v/t1.0-9/s180x540/183924_174055509307566_7711999_n.jpg?oh=2027757fc6bfc5a8589c080a42315136&oe=551A1ED6&__gda__=1427754146_776d35ea1696b746fe1cc1b24c749cbeMendeteksi Formalin secara phisik
Ø  Ayam potong 
berwarna putih bersih, awet dan tidak mudah busuk 


Ø  bakso.jpgBakso
 yang tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar dan memiliki tekstur yang sangat kenyal 



Ø  ikan basah.jpgIkan basah
yang tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, insang berwarna merah tua dan tidak cemerlang, bau menyengat khas formalin. 

ikan asin.jpg
Ø  Ikan asin
yang tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar, warna ikan bersih dan cerah, namun tidak berbau khas ikan asin.

tahu.jpg
Ø  Tahu
yang biasanya berbentuk bagus, kenyal, tidak mudah hancur, awet hingga lebih dari 3 hari, bahkan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es, bau menyengat khas formalin. 

mie basah.jpg
Ø  Mie Basah
biasanya lebih awet sampai 2 hari pada suhu kamar (25 derajat celcius), bau menyengat, kenyal, tidak lengket dan agak mengkilap.



https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/v/t1.0-9/s180x540/183909_174056675974116_3312519_n.jpg?oh=f1e0076c5697bfcbbd8c0ee4e59ccee0&oe=551BFAA0&__gda__=1426968020_ddfccda687c410e2cb1cff7cad8b73c7B. BORAKS
Boraks adalah serbuk kristal putih, tidak berbau, larut dalam air, tidak larut dalam alkohol, PH : 9,5.


Penggunaan :
Boraks dipakai sebagai pengawet kayu, anti septik kayu dan pengontrol kecoa. Bahaya Boraks terhadap kesehatan diserap melalui usus, kulit yang rusak dan selaput lendir.

Pengaruh terhadap kesehatan
Tanda dan gejala akut
  • Muntah, diare, merah dilendir, konvulsi dan depresi SSP(Susunan Syaraf Pusat)

Tanda dan gejala kronis
  • nafsu makan menurun
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan SSP : bingung dan bodoh
  • Anemia, rambut rontok dan kanker.
          Boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus, misalnya bakso dan kerupuk. Bakso yang menggunakan boraks memiliki kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan banyak daging. Bakso yang mengandung boraks sangat renyah dan disukai dan tahan lama sedang kerupuk yang mengandung boraks kalau digoreng akan mengembang dan empuk, teksturnya bagus dan renyah.
Ciri Makanan Mengandung Boraks  
          Sama seperti formalin, cukup sulit menentukan apakah suatu makanan mengandung boraks. Hanya lewat uji laboratorium, semua bisa jelas. Namun, penampakan luar tetap memang bisa dicermati karena ada perbedaan yang bisa dijadikan pegangan untuk menentukan suatu makanan aman dari boraks atau tidak.

Bakso
  • Lebih kenyal dibanding bakso tanpa boraks.Bila digigit akan kembali ke bentuk semula.
  • Tahan lama atau awet beberapa hari.
  • Warnanya tampak lebih putih. Bakso yang aman berwarna abu-abu segar merata di semua bagian, baik di pinggir maupun tengah.
  • Bau terasa tidak alami. Ada bau lain yang muncul.
  • Bila dilemparkan ke lantai akan memantul seperti bola bekel.

Gula Merah
  • Sangat keras dan susah dibelah.
  • Terlihat butiran-butiran mengkilap di bagian dalam.


Cara Memilih Makanan Bebas Formalin

1. Ikan:
  • Ikan segar biasanya justru dikerubuti lalat. Jika tidak, Anda malah boleh curiga.
  • Perhatikan kondisi daging dan insangnya. Bila daging masih segar, sementara insangnya sudah merah kecoklatan, Anda harus curiga. Daging yang segar alami biasanya diikuti insang ikan yang juga merah segar.

          Formalin atau boraks yang melekat pada tubuh ikan bisa dihilangkan dengan cara mencucinya sampai bersih sebanyak enam kali. Dari penelitian laboratorium, cara ini bisa mengurangi kandungan formalin di tubuh ikan secara signifikan.

2. Memilih Tahu Dan Tempe Yang Baik :

          Ketika memilih tahu, pilih yang kekenyalannya normal. Tahu yang terlalu kenyal kemungkinan menggunakan formalin. Jangan pilih yang berbau asam atau berlendir. Sedangkan ketika memilih tempe, pilih yang baunya segar dan kedelainya padat.
          Menyimpan tahu sebaiknya direbus dulu sebentar agar fermentasinya terhenti sehingga tidak asam rasanya. Simpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Sementara tempe harus dibungkus rapat saat disimpan di lemari pendingin. Tempe tidak tahan lama. Sebaiknya tidak disimpan lebih dari dua hari.
  
          Yang membuat minuman ini tampak menarik adalah rasa dan warna yang bermacam-macam. Kita bisa menemukan berbagai macam rasa sesuai dengan warnanya. Warna oranye atau kuning untuk rasa jeruk, merah untuk stroberi, ungu untuk rasa anggur, hijau untuk apel, dan hitam untuk kopi.
          Selain itu masih ada rasa susu, teh manis, bahkan rasa es teler. Asal tahu saja, semua rasa itu tidak selalu terbuat dari buah atau bahan asli. Sering kali rasa buatan itu terbuat dari bahan-bahan kimia.
          Minuman kemasan isinya ada yang berupa cairan dan jeli. Harganya pun berkisar dari Rp 1.000 sampai Rp 5.000 per buah.
          Berbahaya karena sebagian minuman kemasan menggunakan bahan pengawet. Fungsi bahan pengawet digunakan untuk menghambat kerusakan, pembusukan, dan juga memperpanjang usia minuman.
          Selain itu, bahan pewarna dalam minuman kemasan ada yang menggunakan bahan pewarna pakaian. Bahan pewarna ini bisa mengakibatkan keracunan, alergi, sampai kanker.
          Nah, bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati? Mulai dari sekarang, biasakan membawa bekal air dari rumah. Jika suatu saat lupa membawa bekal air, kamu bisa membeli minuman kemasan air putih atau air mineral saja, lebih segar dan lebih sehat.
          Minuman kemasan paling mudah dipalsukan, terutama yang dikemas dengan gelas plastik atau botol. Itu karena gelas atau botol yang digunakan dapat dipakai ulang.
          Berbeda dengan minuman kemasan dalam bentuk kardus atau kaleng. Minuman yang dikemas dalam kardus biasanya mudah basi setelah dibuka, sementara minuman kaleng sulit didaur ulang.
Langkah-langkah mengenali minuman palsu:
  1. Sebelum minum amati bagian bawah botol kemasan, jika terdapat guratan bekas dilubangi, artinya minumanmu itu sudah diisi ulang. Untuk minuman kemasan gelas, perhatikan permukaannya dengan cara diterawang.
  2. Teteskan minumanmu pada selembar kain, minuman palsu biasanya menggunakan zat pewarna baju. Warna itu tidak akan hilang.
  3. Pada beberapa minuman, misalnya teh kemasan, akan mengalami perubahan rasa menjadi asam jika lebih dari dua hari tidak terjual.
          Setelah kita membaca bahayanya minuman kemasan yang berwarna-warni. bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsi minuman tersebut akan tetapi kita ditungtut untuk berhati-hati dalam memilih produk minuman kemasan yang banyak beredar sekarang ini.
Contoh minuman berwarna yang berbahaya
fanta.jpg          limhdkf.jpg
pop ice.jpg           utbk.jpg

  mountea.jpg                  uytvj.jpg

MAKALAH PASAR



MAKALAH PASAR







Disusun oleh :
SARI ISKADEWI
X MIA 2 (22)





SMA N 1 CANGKRINGAN
BEDOYO,WUKIRSARI,CANGKRINGAN,SLEMAN
                          YOGYAKARTA          
KATA PENGANTAR
         
          Puji  syukur kehadirat  Allah SWT  Yang Maha Mendengar lagi  Maha Melihat dan atas segala limpahan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya sehingga saya dapat  menyelesaikan tugas yang  berbentuk makalah  ini sesuai dengan  waktu  yang telah  direncanakan.
         
          Shalawat serta  salam semoga senantiasa tercurahkan kepada banginda Nabi Besar Muhammad SAW beserta seluruh  keluarga  dan sahabatnya   yang selalu membantu perjuangan beliau.
         
          Penyusunan  makalah  ini  adalah  merupakan  salah  satu tugas  dari “Mata Pelajaran Ekonomi,Akutansi”. Dalam penulisan makalah ini, tentu banyak pihak yang  telah  memberikan bantuan baik  moril  maupun  materil. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang  tiada hingga kepada :

1.    Dra. Sri Ngatun selaku Guru Mata Pelajaran Ekonomi,Akutansi.
2.    Teman-Teman  yang  telah banyak  memberikan  masukan  untuk  makalah ini.

          Saya  menyadari bahwa makalah ini masih  jauh dari sempurna, maka saran  dan kritik dari  semua pihak sangat diharapkan  demi  penyempurnaan selanjutnya.

          Akhirnya hanya  kepada Allah SWT  kita  kembalikan semua urusan  dan semoga  makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi diri saya sendiri dan bagi para pembaca  pada umumnya.    








Kamis, 20 November 2014



                                                                      Penyusun             
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................................1
KATA PENGANTAR...............................................................................................................2
DAFTAR ISI...........................................................................................................................3

BAB I   PENDAHULUAN
a)    Latar Belakang............................................................................................................4
b)   Maksud Dan Tujuan....................................................................................................4
c)    Rumusan Masalah........................................................................................................4

BAB II   PEMBAHASAN
a)    Pengertian pasar.........................................................................................................5
b)   Syarat pasar................................................................................................................5
c)    Fungsi pasar.................................................................................................................5
d)   Macam-macam pasar..................................................................................................5
e)   Pasar menurut luas jaringan distribusi.................................................................6
f)    Pasar menurut waktu.................................................................................................6
g)   Pasar menurut sifat...................................................................................................6
h)   Pasar menurut hubungan...........................................................................................7
i)     Pasar menurut bentuk...............................................................................................7
j)    Pasar menurut struktur............................................................................................7
k)   Pasar persaingan sempurna......................................................................................7
l)     Pasar persaingan tidak sempurna...........................................................................8
m)  Pasar monopoli.............................................................................................................9
n)    Pasar monopolistik....................................................................................................10
o)    Pasar monopsoni.........................................................................................................11
p)   Pasar oligopsoni.........................................................................................................12

BAB III   PENUTUP
a)    Kesimpulan..................................................................................................................13
b)   saran............................................................................................................................13




BAB I
PENDAHULUAN

          Sistem ekonomi pasar atau liberal adalah sebuah sistem dimana adanya kebebasan baik untuk produsen maupun konsumen untuk berusaha yang didalamnya tidak ada campur tangan pemerintah untuk mempengaruhi mekanisme pasar, jadi semua mekanisme pengaturan harga diserahkan ke pasar (tergantung mekanisme supply dan demand).

          Umumnya sistem ekonomi liberal di anut olehnegara-negara yang berada di kawasan barat (Amerika dan Eropa) seperti yang paling terkenal adalah negara adi daya Amerika Serikat yang belakangan terkena krisis keuangan.

          Ekonomi pasar (liberal) adalah teori ekonomi yang diuraikan oleh tokoh-tokoh penemu liberal klasik sepertiAdam Smith atau French Physiocrats Sistem ekonomi liberal tersebut mempunyai kaitannya dengan "kebebasan alami" yang dipahami oleh tokoh-tokoh ekonomi liberal klasik tersebut.

          Meskipun demikian, Smith tidak pernah menggunakan paham tersebut. Konsep dari ekonomi liberal ialah bergerak kearah suatu sistem ekonomi pasar bebas dan sistem berpaham perdagangan bebas.












                                                





BAB II
PEMBAHASAN

v Pengertian Pasar
      Pasar adalah merupakan proses hubungan timbal balik antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang / jasa yang diperjualbelikan.
      Alasannya tempat bertemunya penjual dan pembeli tersebut bisa dimana saja. Hal ini berarti yang membedakan pasar dan bukan pasar adalah kegiatan yang dilakukan yaitu transaksi jual beli.

v Syarat Pasar
·      Ada Penjual
·      Ada Pembeli
·      Ada Uang
·      Ada Barang
·      Ada Tempat

v Fungsi Pasar
Ø Fungsi Distribusi
Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Ø Fungsi Pembentukan Harga
Dalam fungsi pembentukan harga, pasar berperan mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.

Ø Fungsi Promosi
Dalam fungsi promosi Pasar berperan membangkitkan minat konsumen untuk membeli barang/jasa tertentu.

v Macam-macam Pasar
Berdasarkan jenisnya, pasar dibedakan menjadi 2 yaitu :
1)    Pasar Barang Konsumsi
Yaitu tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi.
Contohnya : barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, dll.

2)   Pasar Barang Produksi
Adalah tempat untuk memperdagangkan faktor-faktor produksi.
Contohnya : mesin-mesin produksi, alat pertanian dan alat transportasi.

v Menurut luas jaringan distribusi, pasar dibedakan menjadi :
a)  Pasar Setempat
Adalah pasar yang hanya digunakan oleh anggota masyarakat yang meliputi suatu daerah kecil tertentu.

b) Pasar Daerah
Adalah pasar yang meliputi daerah tertentu, misalnya pasar-pasar di kota kabupaten.

c)  Pasar Nasional
Merupakan pasar yang meliputi suatu wilayah negara tertentu.

d)  Pasar Internasional
Adalah pasar yang memperdagangkan barang-barang yang penjual dan pembelinya meliputi seluruh dunia.

v Menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli,pasar dibedakan menjadi :
-    Pasar Harian
Yaitu pasar yang berlangsung setiap hari.

-    Pasar Mingguan
Yaitu pasar yang berlangsung seminggu/sepekan sekali.

-    Pasar Bulanan
Yaitu pasar yang berlangsung sebulan sekali.

-    Pasar Tahunan
Yaitu pasar yang berlangsung setahun sekali. Pasar ini bersifat nasional bahkan internasional.

v Menurut sifatnya, pasar dibedakan menjadi :
o  Pasar Konkret / Nyata Pasar
Merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Dalam pasar nyata terdapat penjual, pembeli dan barang yang diperjualbelikan dalam suatu tempat.

o  Pasar Abstrak
Adalah proses interaksi (hubungan timbal balik) yang dilakukan penjual dan pembeli dalam rangka mencapai kesepakatan harga dan barang (output) yang akan diperjualbelikan.

v Menurut hubungan proses pasar
ü Pasar Input (faktor-faktor produk)
ü Pasar Output (hasil produk)

v Menurut struktur/bentuk
§  Pasar Persaingan Sempurna
§  Pasar Persaingan Tidak Sempurna

v Peranan Pemerintah Menetapkan harga dasar/eceran
Menetapkan harga maksimum Sebagai pemberi subsidi Penarik pajak

v Bentuk Pasar Menurut Strukturnya
1)  Pasar bersaingan sempurna
Dengan jumlah pedagang yang sangat banyak, mereka menjual jenis dan macam barang yang hampir sama. Tentu saja mereka akan bersaing dan berusaha menarik minat para calon pembeli. Dengan itu tentu saja kamu akan berusaha mencari tahu berapa harga rata-rata barang yang dijual para pedagang.

Ciri-ciri:
-    Jumlah pembeli dan penjual sangat banyak
-    Barang dan jasa yang diperjualbelikan homogen
-    Pembeli dan penjual tahu keadaan pasar dengan sempurna
-    Pembeli dan penjual bebas keluar masuk pasar
-    Faktor-faktor produksi bebas bergerak
-    Tidak ada campur tangan pemerintah

Menentukan harga yang terbentuk merupakan hasil kesepakatan atau kekuatan permintaan dan penawaran dari pembeli dan penjual. Artinya barang terakhir yang diproduksi menghasilkan penerimaan yang besarnya sama dengan biaya per unit.

Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna
a)  Kebaikan : 1) Mampu mendorong penghematan
                2) Tidak memerlukan iklan
                3) Pembeli dan penjual bebas bertindak
                4) Harga tidak dikendalikan
b) Keburukan : 1) Tidak ada dana penelitian dan pengembangan produk
                      2) Terbatasnya kebebasan memilih bagi pembeli
                      3) gaji dan upah terlalu rendah demi penghematan

v Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Adalah Pasar dengan banyak penjual dan pembeli sehingga harga dapat ditentukan sendiri, baik oleh penjual maupun pembeli.

Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna :
-      Pasar monopoli
-      Pasar monopolistik
-      Pasar monopsoni
-      Pasar oligopoli
-      Pasar oligopsoni

ü Pasar monopoli
Adalah bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal.

Macam-macam pasar monopoli
1) Alamiah            : Muncul karena keadaan alam yang khas.
2) Undang-Undang: Muncul karena pemberlakuan kebijakan / Undang-
     Undang. Terdiri dari : — Monopoli negara — Hak cipta — Hak paten —
     Hak merk
 3) Masyarakat     : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
4) Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena menguasai
     teknologi dan tenaga ahli.
5) Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat / biaya
     produksi.
6) Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahan baku.

Ciri-ciri pasar monopoli
1) Terdapat satu penjual
2) Harga ditentukan penjual (monopoli)
3) Perusahaan lain sulit memasuki pasar
4) Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
5) Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat





Kebaikan pasar monopoli
a) Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
b) Dapat meningkatkan daya saing bila monopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi
c) Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara
d) Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten

Keburukan pasar monopoli
a) Perusahaan lain sulit memasuki pasar
b) Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
c) Jumlah produk tergantung monopolis
d) Monopolis umumnya bertindak boros
e) Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen

Usaha pemerintah mengatasi keburukan
1) Membuat Undang-Undang/peraturan yang mencegah timbulnya monopoli 2) Menarik pajak tinggi kepada monopolis
3) Mengizinkan impor barang yang sama dengan barang monopolis
4) Ikut menentukan tinggi rendahnya barang
5) Membuat perusahaan sejenis Pasar Monopolistik

ü Pengertian Pasar monopolistik
adalah suatu bentuk pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Pasar ini sering kita jumpai buktinya dengan kita mengunjungi swalayan atau supermarket. Disana kita akan menjumpai berbagai bentuk, jenis dan merek yang hampir serupa tetapi tidak sama.

Ciri-ciri pasar monopolistik
1) Jumlah penjual banyak tapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna
2) Barang yang dijual berbeda corak
3) Penjual/produsen harus aktif beriklan
4) Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
5) Mempunyai kekuasaan mempengaruhi harga



Kebaikan  
a) Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
b) Memberi kepuasan lebih pada pembeli karena ada persaingan penjual
c) Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar


Keburukan
a) Masih terdapat kemungkinan terjadi pemborosan biaya produksi bila dibandingkan dengan pasar persaingan sempurna
b) Bagi perusahaan yang kecil, tingkat efisiensinya relatif rendah
c) Kurang efisiennya perusahaan kecil menyebabkan harga barang yang dibayar konsumen masih kecil Pasar Monopsoni

ü Pengertian Pasar monopsoni
adalah pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal.
Contoh : pabrik susu Nestle.

Ciri-ciri pasar monopsoni
1) Hanya ada satu pembeli
2) Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
3) Barang yang dijual merupakan bahan mentah
4) Harga sangat ditentukan pembeli

Kebaikan
1. Kualitas produk lebih terpelihara
2. Penjual akan hemat dalam biaya produksi

Keburukan
1. Pembeli bisa seenaknya menekan penjual
2.Produk yang tidak sesuai dengan keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang









ü Pasar Oligopoli
adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar (price leader).

Ciri-ciri pasar oligopoli
1) Terdapat beberapa penjual
2) Barang yang dijual homogen atau beda corak
3) Sulit dimasuki perusahaan baru
4) Membutuhkan peran iklan
5) Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)
6) Harga jual tidak mudah berubah


Macam-macam pasar oligopoli
1)    Oligopoli murni : menjual barang yang homogen.
Contoh : pasar semen

2)   Oligopoli diferensial : menjual barang yang berbeda corak.
Contoh : pasar mobil, pasar sepeda motor

Kebaikan  
1) Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
2) Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
3) Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual
4) Adanya penerapan teknologi baru

Keburukan
1) Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
2) Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
3) Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang
4) Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
5) Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
6) Bisa berkembang ke arah monopoli

Usaha pemerintah mengatasi keburukan
1) Mengeluarkan Undang-Undang anti trust
2) Memberi kemudahan bagi perusahaan baru untuk masuk pasar

ü Pasar oligopsoni
adalah kondisi pasar dimana terdapat beberapa pembeli, masing-masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk mempengaruhi harga. Atau dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli.

Ciri-ciri pasar oligopsoni
1) Terdapat beberapa pembeli
2) Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
3) Barang yang dijual merupakan bahan mentah
4) Harga cenderung stabil

Kebaikan
 1) Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain
2) Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual

Keburukan
1) Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli bekerja sama
2) Kualitas barang kurang terpelihara








                                                                                                                                






BAB III
PENUTUP

v  KESIMPULAN
         Pasar adalah proses hubungan timbal balik antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang / jasa yang diperjualbelikan.

Syarat Pasar
·      Ada Penjual
·      Ada Pembeli
·      Ada Uang
·      Ada Barang
·      Ada Tempat

Fungsi pasar
-   Fungsi distribusi
-   Fungsi pembentukan harga
-   Fungsi promosi
                  
Macam-macam pasar
-      Pasar barang konsumsi
-      Pasar barang produksi

v  SARAN
1.       Bagi kahidupan kita sehari – hari pengaruh pasar sangatlah di perlakukan.
2.       Pasar dapat menjadi salah satu titik focus kita di dalam menjalankan bisnis.
3.      Dan yang terakhir sangat kami harapkan bangaimana Pengertian dari pasar di atas agar dapat kita jadikan suatu Aplikasi atau implemintasi di dalam kehidupan kita sehari – hari baik itu kita sebagai penjual mapun sebagai pembeli.